Memasuki malam ke-21 Ramadhan (10/9) memiliki keistimewaan tertentu. Malam ini adalah dimulainya sepuluh hari ke-3 dari bulan Ramadhan, sebagaimana diriwayatkan bahwa sepuluh hari pertama adalah Rahmat Allah, yang kedua adalah Ampunan, serta yang ketiga adalah pembebasan dari api neraka. Selain hal tersebut malam ini salah satu yang dimungkinkan sebagai Malam Qadar, ditambah lagi pada penghujung malam ini tepatnya menjelang subuh adalah hari wafatnya Al-Imam Ali bin Abi Thalib as.
YAPI bersama sekitar 300 orang dari Bangil dan sekitarnya memulai acara ihya’ malam Qadar ini tepat pada pukul 22.00 WIB dengan pembacaan Surat Yasin dilanjutkan dengan do’a Nudbah dan Kumayl. Setelah itu Ust. Ali bin Umar Al-Habsyi memberikan ceramah agama dengan tema seputar penghambaan pada Allah dalam menempuh “Sirath Al-Mustaqim” serta penjabarannya. Di akhir ceramah, beliau sempat mengutip beberapa hadits keutamaan Al-Imam Ali bin Abi Thalib as. Guna mengenang hari wafat beliau.
Setelah pembacaan do’a Jausyan Kabir, tepat pukul 03.00 WIB rangkaian acara Ihya’ Lailatul Qadar ditutup dengan sahur bersama. Dengan demikian tinggal satu kali acara serupa, yaitu pada malam ke-23 (12 September 2009). Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada malam ini selalu dihadiri lebih banyak orang dari Bangil maupun luar kota. Dan Insya Allah dijadwalkan pada malam tersebut akan diisi oleh Ust. Muhammad bin Alwi.
sholawat serta salam tetap tercurah k...
assalamamulaikum ................alla...
Secara ideal, sekolah adalah rumah ke...
alhamdulillah..... salawat.... kpd...
kami sangat b\'terima ksih banyk ...