12 April 2009 / 16 R. Tsani 1430. – Telepon di pondok YAPI berdering, langit yang terang pagi itu seakan menjadi suram. Suara yang terdengar dari ujung telepon itu terasa lebih mengejutkan dari gelegar guntur. Sebuah kabar yang membisikkan bahwa guru kami tercinta Ust. Abdur Rahim Wahab mengalami kecelakaan hebat di desa Sidogiri. Menurut adik kandung beliau, H. Yunus, kecelakaan itu mengakibatkan pendarahan di bagian dalam kepala. Saat itu beliau masih berada di Puskesmas dan segera akan dilarikan ke RSUD kota Pasuruan.

(YAPI – 24/03) Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, hadir sebagai penceramah inti Ust. Othman Shihab, Lc.Mengawali ceramahnya, Ust. Othman Shihab membawakan sebuah cerita tentang ceramah yang diputar rutin setiap malam di bulan ini. Ceramah yang disiarkan sebuah radio di Jakarta itu, menurut beliau sangat menyedihkan, betapa tidak, di sana berkali-kali dinukil bahwa Nabi SAW sama dengan manusia biasa seperti kita, dan selanjutnya meletakkan sifat-sifat “manusia biasa” ini kepada beliau SAW.
Tanggal 17 hingga 21 Januari 2009 merupakan hari-hari yang cukup menegangkan bagi santri Hawzah Imam Shadiq a.s. Betapa tidak, santri Hawzah yang berjumlah 37 orang itu pada 5 hari tersebut harus menjalani ujian semester pertama. Ada sekitar 9 materi pelajaran yang harus mereka ujikan. Nahwu, Sharaf, Aqidah, Fiqih, Hadis, Mantiq, Ulumul Quran dan Maarif ammah. 











